Alasan Wanita Masih Nyaman Melajang Di Usia Matang

Alasan Wanita Masih Nyaman Melajang Di Usia Matang

Melajang untuk ukuran wanita yang sudah berada pada takaran usia matang untuk berumah tangga, apalagi bagi mereka yang tinggal dan bermobilitas di perkotaan memang bukan suatu masalah besar. 

Namun, kenyamanan itu dirasakan akan menjadi tidak nyaman lagi, jika tuntutan dari orangtua untuk segera menikah datang, saat waktu itu tiba, alasan 'belum ketemu jodoh' pun seolah menjadi senjata pamungkas untuk mengulur-ulur waktu. 

Lantas, apakah alasan sebenarnya seorang wanita masih betah melajang di usianya yang sebenarnya sudah cukup untuk membina kehidupan berumah tangga? 

Karir

Karir yang tengah menanjak disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang cukup kuat untuk seorang wanita dewasa betah men-jomblo (single). Betapa tidak, dalam proses perintisan karir, terkadang hal-hal diluar pekerjaan, kecuali keluarga, seperti kehidupan sosial dan urusan mencari pacar atau pendamping hidup, menjadi tidak begitu penting saat itu. 

Terlalu hati-hati

Setiap wanita memiliki karakter yang berbeda. Ada yang berani mencoba tantangan baru, namun ada pula yang terlalu hati-hati dalam memandang hidup. Untuk wanita yang terlalu hati-hati itu, terkadang sulit mengarahkan dan menjatuhkan perasaan cinta pada satu sosok lawan jenisnya. 

Tepatnya, terlalu banyak pertimbangan, agar dapat mencapai sesuatu yang mengarah pada kesempurnaan, sesuai dengan harapanya. Padahal, no body's perfect, right? 

Trauma masa lalu

Trauma akan kisah percintaan dimasa lalu, bisa jadi menjadi alasan seorang wanita belum ingin menjalin hubungan dengan pria lainnya. 

Biasanyan rasa trauma itu masih sering muncul, meskipun hubungan tersebut sudah berakhir dan sudah terjadi beberapa tahun silam. Apabila ada faktor pemicu lainnya, seperti melihat kejadian yang sama persis seperti yang pernah ia alami saat itu, pada hubungan orang lain. Sehingga ia merasa takut hal yang sama (menyakitkan) akan kembali menimpanya. 
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama