Cara Membuat CV yang Benar

Cara Membuat CV yang Benar

Cara membuat CV yang benar memang tidak bisa disepelekan dalam urusan pekerjaan. Karena banyak perusahaan yang cukup memperhatikan Curriculum Vitae (CV) dari pelamar pekerjaan yang mengirim lamaran di perusahaan mereka. 

Sayangnya banyak pelamar tidak mengerti tentang apa saja hal-hal yang harus ditulis dalam membuat CV.

Potensi pelamar yang seharusnya diperhatikan justru dapat diabaikan perusahaan hanya karena CV yang dipakai tidak menarik. 

Pada dasarnya paradigma dalam membuat CV untuk sebagian besar fresh gradute adalah untuk mendapatkan pekerjaan. 

Paradigma tersebut tidak sepenuhnya salah, tapi kalimat yang tepat untuk menunjukan apa sebenarnya fungsi dari pembuatan CV adalah untuk membuat perusahaan atau tempat kita melamar pekerjaan tertarik dengan kita dan memanggil kembali kita untuk wawancara.

Fokuslah dengan CV yang kamu buat agar bisa menarik employer tentang kualitas diri kita.

Kemudian, bagaimana cara membuat CV yang bagus atau apa saja yang harus diperhatikan untuk membuat CV? Beberapa hal tentang CV yang bagus antara lain: 

1. Pemilihan Kata

CV termasuk bagian dari surat formal yang harus menggunakan kalimat baku. Jangan gunakan kata "aku" dan "kamu", ubah kata itu dengan "saya" dan "anda".

2. Aturan Penulisan

Sesuaikan CV yang ditulis dengan aturan yang ditentukan oleh perusahaan yang dituju. Perhatikan bahasa yang digunakan apakah bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, spasi yang digunakan ataupun jenis tulisannya.

3. Hindari Penulisan CV yang Panjang

Gunakan format CV yang tetap dan buatlah tidak melebihi dari dua halaman folio. Hindari juga dengan kalimat berulang-ulang, lebih baik menjelaskan dalam CV kamu dengan jelas dan padat. 

4. Isi Biodata dengan Lengkap

Isilah biodata kamu dengan lengkap dan jujur. Karena perusahaan lebih memperhatikan CV yang lengkap seperti pendidikan, alamat dan pengalaman kerja. 

5. Kreatifitas

Buatlah CV sesuai dengan diri kamu sendiri. Jangan meniru CV orang lain. Karena otomatis pengalaman kerja kamu tidak sama dengan milik orang. Perusahaan akan lebih tertarik dengan CV yang unik dan menarik. 

6. Pemilihan Kertas CV

Kualitas kertas yang kamu gunakan sangat berpengaruh dengan hasil cetak CV nantinya. Pilihlah kualitas kertas yang bagus. Untuk membuat lebih rapih lagi, jangan lupa gunakan stopmap untuk menyimpan CV kamu. 

7. Lampiran Foto

Semua surat lamaran kerja harus disertakan dengan foto. Pilihlah foto yang formal dengan pakaian yang rapi. 

8. Jangan Berbohong

Isilah biodata pada CV sesuai dengan diri kamu. Jangan membuat kebohongan dalam pembuatan CV, karena ketika nanti kamu dipanggil untuk wawancara, kemungkinan akan ada tes sederhana untuk menentukan kebenaran atas CV kamu. Kalau terbukti tidak benar dari apa yang kamu tulis, bisa jadi kamu tidak diterima bekerja ditempat tersebut. 

CV merupakan gambaran umum tentang kita, dimana disitu dijelaskan secara singkat tapi dapat dengan jelas menceritakan tentang diri kita, mulai dari identitas pribadi kita, riwayat pendidikan kita, pengalaman kita dalam bekerja atau juga bisa saja kita melampirkan pendidikan non formal seperti kursus yang pernah kita ikuti.

Jika perlu buat ulang CV jika memang diperlukan karena perusahaan yang kamu ingin tuju memberikan syarat-syarat yang lebih detail atau mungkin memiliki spesifikasi yang berbeda dengan perusahaan lain. 

Karena itu membuat sia-sia jika kamu mengirimkan CV ke tempat baru dengan jenis CV yang sama dengan yang kamu kirimkan ke perusahaan lain yang memiliki syarat-syarat penerimaan karyawan yang berbeda.

Sedikit ulasan tentang bagaimana membuat CV yang baik dan benar semoga dapat membantu. Buatlah CV yang menarik karena yang menarik dan sesuai dengan kriteria yang diinginkan perusahaan yang akan dipanggil untuk mengikuti tahap berikutnya. 
Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama